Halo . Assalamualaikum :)
Beberapa hari ini saya jarang posting di blog .
Selain karena semakin sempitnya waktu luang untuk menulis, saya juga disibukkan dengan hal-hal yang memaksa saya untuk menempatkannya sebagai perlakuan pertama dalam skala prioritas.
Mulai dari PKM yang entah-gimana-kabarnya itu, PKL yang Subhanallah perjuangannya sangat memotivasi, riuhnya akhir kepengurusan organisasi dan banyak lagi.
Oke , boleh saya bercerita tentang sesuatu yang dinamakan mimpi ?
Kemarin, saya sempat melewatkan perjalanan yang begitu terasa panjang .
Saya pergi menjinjing tekat saya dan seluruh keberanian saya menuju Jakarta , mempertaruhkan minggu-minggu UTS demi sesuatu yang disebut dengan PKL.
Langit sore yang warna merahnya menyembur , keindahannya rupanya masih belum cukup dikatakan sebagai salah satu hal manis yang bisa diceritakan.
Singkat cerita, saya dan salah seorang teman mengalami mental break down setelah dilempar kesana kemari.
Ketika kami sedang berjalan, dan kami bahkan tidak tahu akan pulang kemana, saya berpikir sebegininya ya perjuangan saya untuk meraih mimpi ? apa ini bisa dikatakan sudah cukup ? apa sebenarnya impian saya ?
Oke bianglala ~
Apa keinginanmu ?
Menjadi peneliti ?
*tentu, itu tujuan utama saya tapi itu bukan yang terpenting
Sukses ? Kuliah di luar negeri ?
*I'll always dream about that
tapi benarkah saya ingin itu ?
Di sebuah jalanan setapak saya berpikir akan sesuatu
Tentang seorang gadis remaja yang tiba-tiba menangis tersedu-sedu ketika melihat tayangan televisi tentang kehidupan pendidikan di daerah perbatasan.
Tentang seorang mahasiswa yang seketika sedih ketika melihat wajah sendu seorang gadis dengan jutaan mimpi di benaknya.
Tentang seorang aktivis yang kebingungan ketika melihat seorang anak kecil menggigiti ujung tangannya tanpa bisa mengucap satu pun huruf abjad.
Tentang seorang anak perempuan dengan semangatnya yang berapi-api mendekati seorang nenek penjual kerupuk di depan sekolahnya.
Tentang seorang pemimpi yang sempat kehilangan mimpi-mimpi besarnya dan mencoba bangkit ketika di terpuruk untuk sekian kalinya.
Tentang sisi lain kehidupan.
Saya , mengingat itu semua
Itu yang akan saya raih. Saya tidak ingin menjadi peneliti dengan mimpi-mimpi yang kosong.
Saya ingin orang lain mampu merasakan kebahagiaan yang saya rasakan.
Merasakan senyum yang sama.
Mendengar cerita yang sama.
Melihat sesuatu yang sama.
Membuat orang lain bahagia dan membagi mimpimu dengan mereka bukan hal yang sulit.
Saya pasti BISA . Kita semua pasti BISA.
Quote hari ini:
"Jangan bersedih, Jangan mengeluh akan apapun. Kita bukanlah orang yang paling menderita di dunia ini. Kita sudah cukup bahagia dan apa yang diberikan Allah sudah lebih dari cukup. Kita hanya perlu membagi kebahagiaan kita seberapapun kecilnya kepada orang lain, dengan itu kita bisa merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya."
please leave your comment , thank you