KKN hari ke -sekian ..
Mendapatkan banyak sekali teman yang unik dan berwarna-warni.
Malam itu ..
Kami kelompok KKN sedang duduk berkumpul di balkon.
Kali itu beberapa teman pulang ke surabaya.
Kami mengobrol soal ''perasaan'' yang awalnya dimulai hanya karena guyonan 'kode'
Seseorang teman yang sangat ajaib.
Perkataannya seperti seorang sastrawan.
"Cinta itu bukan hanya soal perasaan. Cinta itu sosok. Kamu akan menemukan satu sosok dalam hidupmu yang nantinya akan menjadi figur. Setelah itu muncul kriteria. Kamu akan selamanya menjadikan sosok tersebut sebagai patokan. Bukan masalah seberapa lama kamu menjalin hubungan, atau seberapa banyak kamu bertemu dengan seseorang. Ketika belum menemukan sosok, bisa saja kamu belum menemukan cinta"
"Apakah itu namanya ketergantungan oleh sebuah sosok?"
"Ya"
"Apa yang bisa membuat kita sembuh?"
"Kembalilah pada sesuatu yang dinamakan realita. Bahwa kita tidak perlu sosok yang kita bangun lama untuk menemukan seseorang"
Kami mengobrol lama kemudian.
"Mungkin kita bisa memilih dengan siapa kita berjodoh. Tetapi kita tidak bisa memilih dengan siapa kita mencintai"
Kata-kata itu keluar dari pemikiran seseorang yang ajaib.
Dia sungguh, seseorang yang ajaib.
Akan ada banyak masa banyak ruang dan banyak waktu dimana kita menemukan berbagai macam orang yang begitu ajaib.
Benar seperti katanya.
Saya telah menemukan 'sosok' itu dalam hidup saya.
Dan saya harus kembali pada realita. Sekarang.
Move on.
Rasakan pahit manis kehidupan.
Kembali lah pada realita.
Tinggalkan paradigma mu tentang sosok itu.
Bukalah untuk orang yang baru.
Kamis malam 14 Agustus 2014 Pukul 23.50
KKN Malam itu ..